5 TIPS MENDAKI GUNUNG RINJANI

Salah satu impian para pendaki adalah mendaki Gunung Rinjani. Terletak di pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, gunung Rinjani tak pernah sepi pendaki, apalagi saat high season yaitu bulan Juli, Agustus dan September. Gunung yang memiliki ketinggian 3726 Mdpl ini, memiliki keindahannya tersendiri, yang tidak akan ditemui di gunung gunung lain, diantaranya adalah danau Segara Anak, sabana view, sumber air panas yang melimpah dan Jurassic Track jalur Torean. Bagi kami sendiri pendakian gunung Rinjani menjadi sangat memoreable karena semua view yang pernah kita lihat di gunung gunung lain, tergabung menjadi satu.

Namun jika kalian ingin mendaki gunung Rinjani, pastikan mengetahui 5 tips berikut, agar memudahkan pendakian Anda.

  1. Booking jauh hari

Sistem pendafataran pendakian gunung rinjani dilakukan dengan sistem online di www.rinjaninationalpark.com. Kami menyarankan agar melakukan booking jauh hari agar tidak kehabisan kuota pendakian. Apalagi jika kalian mendaki di high season (bulan juli, agustus, september). Kalian dapat melakukan booking rinjani 1 bulan sebelum pendakian.

2. Persiapan fisik

Pendakian gunung rinjani memiliki jalur yang lumayan menguras tenaga dan menguji fisik. Jika mayoritas gunung gunung di pulau jawa yang dapat diselesaikam hanya 2 hari 1 malam, tidak dengan Gunung Rinjani. Dengan durasi pendakian yang lumayan panjang 2 – 4 hari dan jarak yang ditempuh cukup jauh, maka dibutuhkan kesiapan fisik. Maka dari itu kami  menyarankan untuk latihan fisik yang rutin satu bulan sebelum pendakian. Tips dari kami adalah melakukan latihan kardio seperti lari 1 munggu 2/3 kali dengan jarak 2 – 5 km dan Renang 1 minggu sekali. Selain itu kalian juga dapat melakukan latihan push up, pull up, sit up, dan angkat beban. Jika lama tidak mendaki gunung, maka kami menyarankan untuk setidaknya satu kali melakukan pendakian gunung yang ringan contoh gunung prau, andong, ungaran, dll.

3. Pilih peralatan pendakian yang nyaman dan terbaik.

Karena pendakian gunung Rinjani memakan waktu yang lumayan lama, maka alangkah baiknya membekali diri dengan gear ‘ternyaman dan terbaik”. Ini dilakukan agar meminimalisir kejadian kejadian yang tidak diinginkan. Contohnya adalah jaket tahan angin, Tas dengan backsystem sesuai dengan postur tubuh, sepatu yang masih layak (karena nantinya akan melewati trek berpasir dan rawan jahitan rusak/putus), gaiter dan lain lain.

Kantor Taman Nasional Gunung Rinjani Resort Sembalun

4.Pemilihan durasi pendakian

Pemilihan durasi pendakian sangat penting untuk mendaki gunung rinjani. Ini dilakukan agar manajemen pendakian tidak dilakukan asal asalan, sehingga mengurangi risiko yang timbul akibat dari kurangnya menajemen pendakian.

Simak Juga : (MENGENAL DURASI PENDAKIAN DI GUNUNG RINJANI)

5.Manajemen logistik

Manajemen logistik merupakan hal yang penting saat mendaki gunung. Seperti bahan makanan dan pakaian yang harus dibawa. Sebisa mungkin membawa makanan yang cukup dan membawa pakaian yang dirasa akan dipakai. Tinggalkan pakaian yang nantinya dirasa tidak akan dipakai digunung. Ini dilakukan agar barang bawaan yang ada didalam tas tidak terlalu berat.

Tips selanjutnya, jika kalian naik melalui jalur sembalun pastikan mata air di pos 2 dan pelawangan sembalun tidak kering. Ini dapat kalian tanyakan kepada petugas saat registrasi, atau pendaki dan porter yang turun saat di pos 2 atau sebelum pos 2. Ini dapat mempermudah kalian agar tidak terlalu berat membawa beban.

Sekian tips dari kami, ini ditulis berdasarkan pengalaman pendakian rinjani yang kami dapatkan. Semoga dapat membantu rekan pendaki yang akan mendaki atau baru merencanakan mendaki gunung rinjani.

Simak juga : Ojek Rinjani dan Porter Rinjani, worth it?

Simak Juga : Harga Tiket dan Jadwal Kapal Surabaya Lombok Terbaru

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *